Desa Wisata

Resmikan Dua Desa Wisata, Henry: Masyarakat Desa Harus Sejahtera

KabarMHF-Keindahan alam dan budaya di hampir semua desa yang ada di Kabupaten Semarang, tidak mau kalah dengan desa-desa di Bali. Cuma keindahan alam dan budaya di Kabupaten Semarang, belum tergarap secara maksimal. Hal itu dikatakan oleh ketua umum Mochamad Herviano Foundation (MHF) , Henry Christianto, saat talk show di radio Rasika Ungaran, Jumat (6/09).

Saat talk show di radio Rasika Ungaran

Henry, menjelaskan saat ini pihaknya akan meresmikan dua desa wisata yang ada di Kabupaten Semarang. Dua desa itu, adalah desa Timpik Susukan dan Sambirejo Bringin.
“Desa Timpik mempunyai budaya lokal yang masih lestari, sedang desa Sambirejo unggul di keindahan alamnya,”tambah Henry.


Menurut Henry desa wisata Timpik dan Sambirejo, akan berkolaborasi untuk mewujudkan pengelolaan wisata terpadu. Kolaborasi desa wisata yang menawarkan potensi Alam dan Budaya ini diwujudkan melalui ekopark SAMTIM guna menarik wisata manca negara.
“SAMTIM diambil dari nama dua desa, yakni Sambirejo dan Timpik,” kata ketua umum Mochamad Herviano Foundation Henry Cristianto, pada soft launching Ekowisata SAMTIM, di kompleks desa Budaya dusun Bogo.

Para penari kuda lumping di desa wisata Timpik

Pecinta kesebelasan Manchester United tersebut, berharap, apa yang dilakukan oleh Desa Sambirejo dan Timpik akan mengilhami desa-desa lainnya untuk berani mengelola dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh desanya.
“Kita dorong pariwisata berbasis desa agar perekonomian masyarakat desa ikut terangkat,” tegasnya.
Peresmian desa wisata di Timpik, selain dihadiri kepala desa, camat dan tokoh masyarakat serta pelaku wisata, juga dihadiri oleh beberapa turis dari beberapa negara.
Reporter: Putri, Risna, Ulin
Editor: Priyo

Leave a Comment