informasi global

Wong Kalang Difilmkan

KabarMHF.com-Mitos Wong Kalang, diangkat menjadi tema film pendek karya sineas Kendal Jawa Tengah. Pembuatan film ini, bekerjasama dengan viu. Rencananya , film yang berjudul Kalang Obong yang sudah selesai penggarapannya tersebut, akan ditayangkan di 17 negara dan diikutkan dalam sejumlah festival film bertaraf international. Senior Vice Presiden Marketing Viu, Myra Suraryo , mengatakan penggarapan film ini dilakukan untuk memberikan wadah bagi sineas Kendal dan komunitas film serta seni budaya di Kendal . Myra, menjelaskan pihaknya tidak ingin mengubah paradigma konsumtif masyarakat yang hanya bisa menonton. Viu Short ini , aku Myra, berkontribusi dengan karya anak-anak muda Kendal.

“Mereka kami beri pelatihan dan workshop pembuatan film, diberi ruang membuat ide cerita dan dituangkan melalui film pendek,” ujar Myra, Sabtu (12/10)
Program Viu Short ini , tambah Myra, sudah berjalan di 17 kota pada musim pertama tahun 2018-2019. Di musim kedua ini, Kendal menjadi salah satu dari 20 kota yang dituju.
“Untuk proyek pembuatan film Viu mengangkat mitos, budaya yang melekat di masyarakat. Apa yang menjadi keunikan dari kota yang kita singgahi diangkat menjadi karya film yang nantinya bersaing dengan karya negara di Asia maupun Eropa. “Kita ingin mengangkat keunikan Indonesia yang menjadi daya tarik internasional. Banyak mitos atau sejarah nyata tetapi tidak terdokumentassikan dengan baik,” imbuh Myra.
Sementara itu, ketua Tim Inisiasi Komisi Film Daerah Kendal, Ardian Joeniarko mengatakan tema yang diangkat dalam film Kalang Obong adalah konflik rasional dan budaya. Film itu, mmenceritakan seorang perempuan dari keturunan suku kalang , menjalin hubungan dengan laki-laki milineal. Suatu saat laki-laki tersebut melihat ritual kalang obong dan kemudian menendang sajen yang digunakan untuk ritual.
“Ada konflik serta cinta di dalam perjalanan film tersebut,” terangnya.
Film ini akan tayang di bulan Mei 2020 dan ditayangkan di 17 negara. Dari kerjasama dengan Viu Indonesia , ia berharap komunitas film di Kendal bisa bergairah dan berkembang.
Dilain pihak Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, industri kreatif di Indonesia khususnya Kendal memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Industri ini diyakini akan mampu menjadi motor penggerak baru bagi kegiatan ekonomi di dalam negeri.
Reporter : Priyo
Editor: Ika

15 Comments

Leave a Comment