Desa Wisata

Mau Menikmati Makanan Khas Desa, Datang Saja Di Pasar Mbrumbung

KabarMHF.com-Namanya pasar Mbrumbung. Dinamakan demikian, karena terletak di dukuh Brumbung desa Randu Gosong Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Dari kota Rembang, memakan waktu sekitar 15 menit, bila Anda ke pasar Brumbung menggunakan kendaraan. Pasar ini, hanya buka di sore hari, mulai jam 15.00 wib dan tutup paling lambat 19.30 wib. Khusus untuk hari Minggu, wisata kuliner pasar Mbrumbung ini, buka mulai pagi hari, jam 08.00 wib. Pengunjung pasar ini, sangat banyak, mencapai ribuan orang. Padahal, lokasinya di jalan setapak yang lebarnya 4 meter dan panjangnya sekitar 200 meter. Di kiri dan kanan jalan itu, tanah milik warga yang ditanami pohon Jati. Jika turun hujan, pengunjung akan kehujanan. Lalu, apa yang menarik dari pasar Brumbung, yang setiap hari selalu dipadati pengunjung, baik dari Rembang maupun luar kota ?
Tidak ada yang istimewa di pasar Mbrumbung. Di pasar itu, hanya ada 50 penjual. Kios tempat untuk dagangannya juga kecil dan semuanya terbuat dari bambu, beratap jerami. Sajian yang mereka jual adalah makanan desa setempat. Ada singkong godok, minuman legen, kacang godong, pisang godok, dawet, getuk, dan lannya. Tapi rupanya, makanan yang dijual itulah, yang membuat pengunjung rela berdesak untuk antri membelinya. Seperti yang diakui oleh Any Faiqoh (42). Warga Semarang itu, tertarik datang ke pasar Brumbung, karena mendengar cerita dari beberapa temannya yang pernah berkunjung di tempat itu.
“Kebetulan, kami pas liburan bersama keluarga di Rembang. Kami penasaran dan datang ke pasar Mbrumbung,” kata Any, Sabtu (04/01/2020).
Any, menambahkan semua makanan yang dijual di pasar Brumbung adalah makanan kesukaannya di waktu kecil. Tapi sekarang makanan itu, sulit ia jumpai di kota Semarang.
“Jadi teringat masa lalu. Meskioun hanya makan getuk dan minum dawet, rasanya gimana gitu” ujarnya sambil tersenyum.
Any, mengaku puas dan akan datang lagi bila punya kesempatan ke Rembang.
Senada dengan Any Faiqoh. Bahari, mengaku hampir setiap minggu sekali datang ke pasar Mbrumbung bersama saudara. Di pasar itu, warga Sumberjo kecamatan Rembang kota tersebut membeli singkong godok dan minuman legen.
“Singkong godognya enak. Juga legennya,” kata Bahari.
Salah satu pengelola pasar Brumbung, Waridho, mengatakan pasar Brumbung ada sekitar 1 tahun yang lalu. Pengunjungnya, berasal dari Rembang dan sekitarnya. Jika hari minggu, pengunjung yang datang banyak dari luar kota.
“Sebulan sekali ada hiburan tradisional,” ujarnya.
Waridho, menambahkan pasar Mbrumbung dikelola oleh desa. Di pasar ini, menjual makanan khas desa. Selain untuk melestarikan makanan nenek moyang , jelas Waridho, juga untuk memperkenalkan makanan khas desa kepada generasi sekarang.
“Sekarang ini, kan sulit mencari makanan khas desa. Apalagi di kota, di desa sendiri juga jarang yang jual,” ujarnya.
Waridho, mengaku pihak desa akan membangun atap di lorong jalan, sehingga apabila hujan pengunjung tidak kehujanan.
Selain menyajikan jajan khas desa, di tempat wisata kukiner pasar Mbrumbung, juga menyediakan tempat untuk selfi. Ada juga tabungan cinta, bagi pengunjung yang mau menyisihkan sedikit rezekinya.
Penulis: Priyo

Leave a Comment