News

Survey Indo Margin, Nama Tino Membayangi Mirna Annisa

KabarMHF.com-Lembaga survey dan riset publik Indo Margin, menggelar survey pilihan bupati Kendal 2020, 27- 29 Juni,. Dalam survey itu, dr. Mirna Anissa, M.Si mendapat suara 27,9%, H. Tino Indra Wardono 22,2%, Falah Widya Yoga P, SH 11,9 %, H. Windu Suko Basuki 8,2% , H. Ali Nurudin 6,7 %, H. Prapto Utono, S.Sos, SH 1%, Dico M. Ganinduto B.Sc 0,2% dan belum menentukan pilihan 19,5%.
“Hasil itu, berdasarkan pertanyaan, jika pilihan bupati Kendal dilaksanakan pada hari ini, maka calon siapa yang akan saudara pilih ?,” kata Direktur Eksekutif Indo Margin, Susanto, Jumat (3/07/2020).
Susanto menjelaskan, survey menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error +/_ 3,7% pada tingkat kepercayaan 90%. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan jumlah sampel 482 responden dari seluruh populasi warga Kendal yang mempunyai hak pilih dalam Pemilihan Umum 2019 sejumlah 778.630, yakni mereka yang telah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survey dilakukan. Profil responden survei ini sesuai dengan kondisi demografi Kabupaten Kendal. Proporsi responden, Pria 50,4 % dan wanita 49,6 %, dengan 99% responden beragama Islam.
“Dengan keikutsertaan dalam organisasi agama NU (72,8%), Muhammadiyah (4%) dan Netral atau tidak mengikuti organisasi (22,5%). Usia yang dominan adalah pada rentang 38-44 tahun (18%), 45-51 tahun (16,6%) dan 31-37 tahun (15,1%),” ujarnya.
Susanto menambahkan, pendapatan rata-rata responden dalam penelitian ini sebagian besar kurang dari Rp 500.000 (42,1%) dengan tingkat pendidikan tertinggi paling banyak adalah lulusan SMA/sederajat (33,9%).
Beberapa temuan dalam hasil survey kali ini, menurut Susanto, pada umumnya masyarakat Kendal masih tertutup terhadap pendapatnya tentang Pilkada serentak 2020 dan masih bingung dalam menentukan sikap terhadap bakal calon bupati. 84% masyarakat akan menentukan sendiri siapa bupatinya nanti, angka yang terbilang cukup tinggi yaitu 10%. Sedang dari responden yang menggantungkan pilihannya berdasarkan pendapat keluarga/ suami/istri 4,1% , atas pengaruh tokoh masyarakat, 0,6% dari tokoh agama 0,4% , dari perangkat desa 0,8 %.
“Pengetahuan responden terhadap Pilbup Kendal 2020 yang akan segera dilaksanakan sebesar 52,1% dengan 94% responden yang akan menggunakan hak pilihnya. Artinya partisipasi masyarakat cukup tinggi untuk menyukseskan pesta demokrasi 5 tahunan ini,” akunya.
Hal itu, jelas Susanto, karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Kendal, melek tekhnologi. Sebab dari catatan hasil survei , bahwa 56,2% masyarakat menggunakan jejaring internet sebagai media sosialnya dengan tingkat keaktifan mencapai 50,7%, dan internet sebagai akses informasi, masyarakat Kendal tercatat sebanyak 58,5% sebagai penggunanya, dengan rincian penggunaan setiap hari 23,4%, sering 18,5% dan jarang 16,6%.
“Ada yang menarik dibalik angka elektabilitas dr. Mirna Annisa sebagai petahana. Dari temuan hasil survei terkait pertanyaan kinerja pemerintah saat ini, didapatkan hasil 52,1% cukup puas, 42,5% tidak puas dan 5,4% puas,” pungkasnya.
Penulis : Priyo
Editor : Fai

Leave a Comment