News

Anggaran Pilkada Kendal Naik 9,9 Miliar

KabarMHF.com-Pandemi covid, membuat anggaran untuk menyelenggarakan pilihan kepala daerah kabupaten Kendal Jawa Tengah, membengkak sekitar 9,9 miliar rupiah. Pembengkakan anggaran itu, selain digunakan untuk biaya rapid test semua anggota KPU, PPK, PPS, dan pemutakhiran data, APD petugas, juga untuk biaya pembuatan penambahan tempat pemungutan suara (TPS) yang dilengkapi dengan tempat cuci tangan dan lainnya.. Hal itu dikatakan oleh ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria. Hevy mengaku, penambahan anggaran 9,9 miliar rupiah itu, berasal dari APBD dan APBN. Dari APBD sebesar 4 miliar dan APBN 5,9 miliar rupiah.
“Dari APBD untuk biaya pembuatan TPS dan anggaran dari APBN untuk APD, perlengkapan protokol kesehatan di TPS, serta rapid test,” kata Hevy, Kamis (16/07/2020).
Hevy menjelaskan, sebelum ada pandemi covid 19, jumlah TPS Pilkada Kendal rencananya ada 1.845 TPS. Satu TPS untuk sekitar 800 pemilih. Lantaran pandemi covid 19, bertambah menjadi 2.242 TPS. Satu TPS digunakan maksimal 500 pemilih.
“Nanti tempat duduknya juga berjarak, sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya.
Menurut Hevy, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan pencocokan data pemilih. Ada 2.241 petugas yang mendatangi rumah-rumah pemilih.
“Petugas itu dilengkapi APD, dan juga tanda pengenal,” akunya.
Hevy berharap, pemilihan kepala daerah kabupaten Kendal yang rencananya digelar 9 Desember 2020, bisa berjalan aman dan lancar.
“Kami harap semuanya sehat,” pungkasnya.

Penulis : Priyo
Editor : Fai

Leave a Comment