News

142 Hektar Tanah Di 11 Lapas Ditanami Jagung

KabarMHF.com-Seluas 142 hektar tanah milik Kementrian Hukum dan HAM, yang tersebar di 11 lembaga pemasyarakatan yang ada di Indonesia ditanami jagung. Penanaman perdana dilakukan di Lapas Terbuka IIB Kendal Jawa Tengah, Kamis (3/09/2020). Kasubdit Kegiatan Kerja dan Produksi Direktorat Jendral Pemasyarakatan, Kadek Anton Budiharta, yang hadir dalam penanaman itu mengatakan, tujuan penanaman jagung untuk memperkuat ketahanan pangan. Disamping itu, juga untuk memberi pelatihan bertani kepada warga binaan, sehingga setelah keluar dari Lapas bisa mandiri.
“Nanti mereka juga mendapat bagian dari hasil panennya,” kata Kadek.
Kadek menjelaskan, jumlah keseluruhan tanah milik kementrian Hukum dan HAM, ada sekitar 831 ha.
“Bila tanah itu dikelola dengan baik hasilnya, akan luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, kepala Lapas Terbuka 11B Kendal, Rusdedy, mengatakan jumlah lahan di Lapas Terbuka Kendal, ada 107,5 ha. 7,5 hektar tanah produktif, 53 hektar untuk tambak udang faname, sisanya 15 ha untuk jagung.
“Kami juga punya peternakan ayam petelur dan sapi,” ujarnya.
Rusdedi menjelaskan, jumlah warga binaan di Lapas Terbuka IIB Kendal, ada 18 orang. Mereka diajari bagaimana beternak dan bertani. Mereka didampingi oleh petani asli yang kerjasama dengan Lapas Terbuka.
“Jagung yang kita tanam di atas tanah 15 hektar ini, juga dikerjakan oleh warga binaan,” tambahnya.
Menurut Rusdedy, jagung yang ditanam di tanah seluas 15 Hektar , saat panen bisa menghasilkan per hektarnya mencapai 5 ton. Dalam setahun, bisa melakukan 2 kali masa panen.
“Kalau perhektarnya bisa menghasilkan 5 ton, maka totalnya mencapai 75 ton untuk satu kali masa tanam. Jika 1 tahun, 2 kali panen, maka total yang didapat 150 ton,” pungkasnya.
Reporter : Priyo
editor : Fai

Leave a Comment