News

Arip: Baru Kali Ini Saya Belajar Membuat Kopi ‘Modern’

KabarMHF.com-Arip Ketp, salah satu peserta pelatihan barista milenia Teratas Kopi bersama Mochamad Herviano dan Tino Indra, mengaku baru kali ini dirinya belajar membuat kopi ‘modern’. Sebab, biasanya dirinya membuat kopi dengan cara diudak pakai sendok.
“Rasanya memang beda, dan lebih enak yang modern. Aroma kopinya lebih keluar,” ujarnya.
Ketip menambahkan, dirinya akan mencoba belajar membuat kopi ‘modern’ tersebut.
“Tapi saya tetap tidak meninggalkan yang tradisional,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pelatih barista asal MHF Semarang, Kharin, mengaku senang bisa berkesempatan belajar bareng cara membuat kopi dengan anak-anak muda di Cepiring Kendal. Ia menambahkan sebelum belajar membuat kopi, peserta pelatihan barista diberi pengetahuan cara membedakan rasa dan aroma kopi Robusta, Arabika dan Liberika. Setelah itu, peserta baru belajar bagaimana cara membuat kopi.
“Syarat membuat kopi, hati harus bahagia dan dipenuhi cinta,” kata Karin.
Karin menjelaskan, dalam dunia industri kopi brewing atau teknik seduh kopi merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan sebuah karakter atau cita rasa kopi. Teknik seduh kopi sendiri saat ini ada dua macam, yakni dnegan cara manual (Manual Brewing) dan menggunakan mesin (Espresso).
Manual brewing merupakan cara seduh kopi paling populer dengan cara manual tanpa menggunakan bantuan mesin, melainkan hanya menggunakan saringan atau kertas saringan khusus. Sedangkan Espresso adalah mesin yang sama sekali berbeda dengan alat seduh manual.
Pelatihan yang dilaksanakan di warung kopi (Warkop) TOK Cepiring Kendal tersebut, diikuti oleh 22 peserta. Menurut panitia penyelenggara pelatihan barista milenia bersama relawan Mochamad Herviano dan Tino Indra, Luki, pelatihan barista untuk mendidik anak-anak muda supaya bisa membuat dan mencintai kopi. Sebab, saat ini minum kopi sedang menjadi trend anak muda.
“Syukur-syukur nantinya bisa membuka kedai kopi,” kata Luki.
luki menambahkan, pelatihan barista milenia ini, adalah salah satu program pemberdayaan masyarakat dari Mochamad Herviano, anggota DPR RI dari Komisi V PDI Perjuangan.
Penulis : Priyo
Editor : Fai

35 Comments

Leave a Comment