News

Berkunjung Ke Kendal, Menteri Keuangan Borong Kripik

KabarMHF.com-Menteri Kuangan Indonesia, Sri Mulyani, memborong makanan kecil produk UMKM Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Kamis (26/03/2021). Ada kripik bayam, tempe, pisang, rambak dan lainnya. Usai ramah tamah dengan Gubernur Ganjar Pranowo, bupati Kendal, Dico. M. Ganinduto, Wakil bupati Kendal, Windu Suko Basuki, dan ketua Komisi X1 Dito Ganinduto , dan pejabat Kendal lainnya di Pendopo Kabupaten setempat, Sri Mulyani yang datang ke Kendal, dalam rangka kunjungan spesifik bersama komisi X1 DPR RI, langsung mengunjungi pameran UMKM, di halaman parkir perkantoran kabupaten Kendal. Dalam kunjungannya itu, Sri Mulyani, sempat berdialog langsung dengan pelaku UMKM, yang ikut pameran UMKM. Pertanyaan Sri Mulyani, hampir semuanya terkait dengan proses pembuatan barang yang dijual, dan pemasaran di masa pandemi Covid 19, serta keluarga.
“Dimasa pandemi Covid 19, sistem pemasarannya bagaimana, ?” tanya Sri Mulyanj.
Setelah itu, Sri Mulyani, meminta kepada pelaku UMKM, supaya menjaga kesehatan, dan tetap bersabar.
Salah satu peserta pameran UMKM, Mustahilah, mengaku senang kripik tempe, pisang dan gurbinya, dibeli oleh Sri Mulyani. Sebab, baru kali ini produknya dibeli oleh menteri.
“Semua kripik yang kami jual, dibeli satu-satu. Tadi totalnya 55 ribu,” katanya.
Mustahilah menambahkan, dirinya sudah usaha jualan kripik selama 5 tahun. Sebelum pandemi Covid, tiap hari ia bisa memproduksi puluhan kilo kripik.
“Tapi sekarang turun hampir 50 persen, karena pembelinya berkurang,” ujarnya.
Dimasa pandemi Covid 19 ini, ibu berana 2, mengaku memasarkan produknya secara online. Sebab sekolzh tutup.
“Disamping itu, para tetangga yang membeli,” jelasnya.
Hampir sama dengan Mustahilah. Siti Masruroh, juga mengaku senang karena produknya, seperti kripik bayam, kripik seledri, kripik kelor, dan pare, dibeli oleh Sri Mulyani.
“Totalnya tadi, hampir 100 ribu,” ujarnya.
Dimasa pandemi Covid 19 ini, Siti mengaku, menjualdagangannya secara online.
“Sebelum Covid 19, sehari kami bisa memperoleh keuntungan bersih hampir mencapai 200 ribu. Sekarang sekitar 100 ribu, jelasnya.
Sementara itu, bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, mengaku ada 3 sektor yang terdampak covid 19, yaitu UMKM, Pariwisata, dan Industri.
“Dari 3 sektor itu, pelaku UMKM yang pali banyak terkena dampak Covid 19. Jumlahnya sekitar 146.154,” kata Dico.
Dico menjelaskan, untuk memulihan ekonomi, pihaknya akan focus pada penanganan covid, focus pada penyerapan tenaga kerja dengan membuka bidang bisnis dan membuka industri besar, serta focus pada kelanjutan dari program pemulihan, dan sektor ekonomi lainnya.
“Hal itu mencakup percepatan dalam pengembangan infra struktur,” pungkasnya.
Penulis : Priyo
Editor : Fai

2 Comments

  • I?¦ve been exploring for a little bit for any high quality articles or weblog posts on this kind of area . Exploring in Yahoo I at last stumbled upon this web site. Reading this information So i am happy to show that I have a very excellent uncanny feeling I came upon exactly what I needed. I so much for sure will make certain to do not omit this web site and give it a look regularly.

Leave a Comment