News

PKL S Parman Semarang Resah

KabarMHF.com-Sekitar 8 pedagang kaki lima (PKL) yang ada di jalan S. Parman Semarang, resah. Pasalnya, ada rencana mereka disuruh pindah. Padahal, mereka sudah berjualan di situ, berpuluh tahun lamanya. Salah satu PKL , Sodik, mengatakan saat ini sedang pandemi Covid 19. Semuanya serba prihatin, karena harga kebutuhan pokok naik, dan jualannya sepi.
“Eh, kok malah kami mau disuruh pindah jualan,” ujar Sodik, Rabu (31/03/2021).
Sodik menjelaskan, dirinya sudah hampir 30 tahun jualan Martabak di pinggir jalan S. Parman. Ia berharap, masih bisa berjualan di tempatnya tersebut.
“Yang meminta kami pindah, PT. Badranaya Udumbara , karena mau membuat kantor di sini,” akunya.
Terkait dengan hal itu, Camat Gajahmungkur , Yudi Wibowo, mempertemukan PKL jalan S. Parman dengan PT. Badranaya Udumbara, di aula Kelurahan Bendungan, Rabu (31/03/2021). Tapi pada pertemuan itu, tidak membuahkan hasil kesepakatan. Sebab, PT. Badranaya Udumbara, yang diwakili oleh Ganjar, mengatakan pihaknya tidak menggusur, tapi tidak berkenan jika di depan perkantorannya ada PKL. Alasannya mengganggu akses jalan masuk. Sementara PKL, tetap ingin bertahan, karena mereka sudah lama berjualan di situ, dan sebelumnya tidak pernah ada masalah.
Penulis : Rizal.
Editor : Priyo.

1 Comment

Leave a Comment