News

Audensi Ke Dewan, Perawat Honorer Kendal Ingin Perbaikan Status

KabarMHF.com-Beberapa perawat, yang menamakan diri dari gerakan perawat honorer Kendal, melakukan audensi dengan pimpinan DPRD Kendal, Selasa (6/04/2021). Dalam audensi yang dilaksanakan di ruang serba guna lantai 2 kantor DPRD Kendal itu, perawat honorer di RSUD Soewondo Kendal dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Kendal, menginginkan perbaikan status. Seperti yang dikatakan oleh ketua gerakan perawat Kendal, Bambang Utoyo. Menurut Bambang, jumlah perawat honorer yang ada di Kabupaten Kendal, sekitar 249 orang. Mereka masih bersetatus pegawai Badan Layanan Umum Daerah (Blud).
“Honor kami, sesuai UMK,” aku Bambang.
Bambang berharap, semua perawat honorer di Kendal ini, bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Tahun ini, rencananya akan ada perekrutan PPPK,” jelasnya.
Direktur RSUD Soewondo Kendal, Budi Mulyono, yang mendampingi audensi perawat dengan pimpinan DPRD menambahkan, banyak perawat honorer di Kendal yang sudah mengabdi selama bertahun-tahun. Status mereka, masih menjadi pegawai Blud.
“Bahkan ada yang mengabdi hingga 15 tahun,” ujarnya.
Menurut Budi, tahun ini pemerintah akan merekrut PPPK. Meskipun dilakukan secara seleksi, ia berharap semua perawat honorer bisa diterima menjadi PPPK.
“Kami berharap DPRD Kendal bisa ke menpan untuk memperjuangkan para perawat honorer ini, supaya bisa menjadi PPPK,” akunya.
Sementara itu, wakil ketua DPRD Kendal dari Fraksi PDI Perjuangan, Suyuti, mengaku akan berupaya membantu para perawat honorer. Pihaknya ingin mencari informasi dulu, apakah ada formasi perawat dalam perekrutan PPPK tahun ini.
“Kami sudah mendengar keluhan dan harapan mereka, dan kami akan membantu sebatas kemampuan kami,” jelasnya. (adv/Priyo)

1 Comment

Leave a Comment