News

Bupati Dico: Kendal memiliki 31.000 UMKM Berskala Mikro

KabarMHF.com-Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kendal, menggelar Ekspo UMKM Digital Kendal Tahun 2021, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (3/06/2021). Pada kesempatan itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, sesuai dengan salah satu Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu Handal dan Unggul, dimana misi yang ingin dicapai adalah Menjadikan Kendal sebagai pusat industri dan pariwisata Jawa Tengah yang mandiri, berprestasi, berdayasaing dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan terhadap UMKM Kendal,” kata Dico.
Menurut Dico, dengan mendukung UMKM, terutama dengan mendorong digitalisasi UMKM Kendal, dapat menciptakan industri yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan.
“Kegiatan hari ini merupakan rangkaian upaya Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memberikan dukungan dan semangat kepada pelaku UMKM Kendal untuk mendukung percepatan digitalisasi UMKM Kendal,” ujarnya.
Dico menjelaskan, Kabupaten Kendal memiliki 31.000 UMKM berskala mikro dengan 9.446 UMKM telah terdaftar dalam sistem ODS (Online Data Sistem), 3.029 UMKM telah diberikan pendampingan kelembagaan dan usaha, serta 2.561 UMKM telah diberikan dukungan fasilitasi pelatihan, yang diharapkan pelaku UMKM Kendal dapat menembus pasar global melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sementara itu, Kepala Disperinkop UKM Kendal , Kuncahyadi mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah Memfasilitasi pemberdayaan UMKM melalui promosi potensi dan produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Kendal.
“ Selain itu, mendorong UMKM berdaya saing dalam percepatan digital (go digital) sehingga mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
City Manager Central Java Grab Indonesia, Ramdhan Fitriadi dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa kehadiran Grab di Kendal adalah salah satu upaya untuk memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Kendal, mengingat kondisi pandemi ini merubah tatanan sosial, sehingga Grab ingin mendigitalisasi UMKM yang ada di Kabupaten Kendal.
“Kita akan melakukan transaksi jual beli melalui digitalisasi, karena tidak membutuhkan biaya, dan ini langkah yang bagus untuk mengbangkan usaha. Selain itu, sarana informasi dan inspirasi dari pengusaha juga memperluas pasar, pendapatan, dan pertumbuhan UMKM di Kabupaten Kendal, serta mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan, ika ada pelanggan dari yang membeli, artinya roda ekonomi di Kabupaten Kendal akan terus berputar. Ini bukti bahwa pihaknya terus mendukung kemajuan UMKM di Kabupaten Kendal.
Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjsama antara Grab Teknologi Indonesia dan Disperinkop UKM Kendal, dan pembukaan Ekspo UMKM Digitalisasi Tahun 2021.
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Kendal, H. Windu Suko Basuki, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal Wynne Frederica, Sekda Kendal, Moh Toha, Kepala Dinas Perindustian, Koperasi dan UKM Kendal, Kun Cahyadi beserta Kepala OPD terkait, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah (Bp.M.Firdaus Muttaqin, City Manager Central Java PT.Grab (Bp. Ramdani Fitriyadi, Kepala Bidang Standarisasi Produksi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM RI, Baihaki. S.Sos yang diwakili oleh Herustiati Staf Ahli Menkop UKM melalui virtual. (Adv/Priyo)

5 Comments

Leave a Comment