News

Di Kendal, Mensos, Beri Motivasi Kepada Anak Yatim

Kendal, KabarMHF.com-Salah satu anak yatim asal Sleman,Aera (14), yang ibunya meninggal karena Covid 19, langsung memeluk dan menumpahkan air matanya di bahu Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Ia mengaku sedih, karena ingat ibunya yang beberapa bulan lalu, meninggal karena Covid 19. Ia kini tinggal bersama ayah dan satu adiknya.
“Saya ingat ibu,” kata Aera, sambil mengusap air matanya.
Sama dengan Aera . Muktiyana (13), anak yatim asal Cepiring Kendal, juga menangis ketika bersalaman dengan Risma. Ia yang ditinggal mati oleh bapaknya pada bulan Juli kemarin, mengaku sedih. Sebab ia bersama adiknya Aliya (8), sudah menjadi anak yatim.
“Sekarang, ibu saya yang menggantikan bapak berjualan sembako,” ujarnya.
Menteri Sosial, Tri Rismaharini, yang datang di GOR Bahurekso Kendal Jawa Tengah, dalam rangka memberi bantuan secara langsung kepada puluhan anak yatim dari Jawa Tengah dan DIY, Kamis (23/09/2021). Kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid 19 itu, Risma, mengatakan bahwa kematian bapak atau ibu, adalah karena Allah. Oleh sebab itu, anak-anak harus tetap mempunyai semangat belajar, biar kelak bisa menjadi anak yang bisa membanggakan orang tua.
“Kalian pasti bisa. Asal kalian tetap semangat dan belajar yang giat,” kata Risma.
Risma, me inta kepada anak-anak , supaya tidak minder atau berkecil hati. Sebab di dunia ini, tidak ada yang tidak mungkin, dan semuanya mungkin. Asalkan, tambah Risma, anak-anak mau bergembira, jaga kesehatan, belajar, dan terus semangat mengejar cita-cita.
“Mulai sekarang, sayalah ibumu. Sayalah pengganti orang tuamu yang telah tiada. Kalau ada apa-apa hubungi saya. Telpon, atau datang ke rumah di jalan Salemba no. 28 Jakarta,” jelasnya.
Menurut Risma, anak yatim karena orang tuanya meninggal disebabkan Covid 19, yang masuk ke data ke kementrian sosial baru ada 28.000 anak. Jumlah itu, akan bertambah karena banyak daerah yang belum mensetorkan datanya.
“Anak-anak itu, akan diberi bantuan uang per bulannya Rp.200.000,” jelasnya.
Sementara itu, anggota komisi VIII DPR RI, Buchori, yang ikut mendampingi menteri sosial, mengatakan pemerintah sudah menganggarkan bantuan untuk 4,3 juta anak yatim se Indonesia, yang orang tuanya meninggal karena Covid 19. Ia berharap bantuan itu bisa bermanfaat.
Sementara itu, bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, mengatakan jumlah anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid 19, di Kendal untuk sementara ada 218 anak.
“Jumlah itu, kemungkinan bisa bertambah, karena masi dalam proses pendataan,” kata Dico.
Setelah semua data masuk, tambah Dico, akan diserahkan ke kementrian sosial, untuk dimintakan bantuan.

Penulis : Priyo

Editor : Fai

1 Comment

Leave a Comment