News

Bupati Kendal ‘Ditodong’ Pasien Pengidap Sakit Jiwa

Kendal, KabarMHF.com-Bupati Kendal Jawa Tengah, Dico M Ganinduto, ‘ditodong’  oleh pasien yang mengidap sakit jiwa, saat mengunjungi ruang rawat inap penyakit jiwa di RSUD Soewondo Kendal, Selasa (30/11/2021). Pasien sakit jiwa bernama Priyanto itu,  meminta uang . cara ‘menodong’ pasien yang sakit jiwa itu, cukup unik. Ia mengambil dompetnya di saku, lalu membuka dan mengeluarkan uangnya. Dico, yang tahu gelagat Priyanto, langsung mengundang ajudan dan menyuruh mengambil uang dari tas kecilnya. Uang seratusan ribu tersebut, kemudian diserahkan ke Priyanto. Warga kalimantan itu, langsung menerima pemberian Dico, dan mengulurkan tangannya mengajak berjabat tangan. Orang nomer satu di Kendal tersebut, tanpa sungkan langsung menjabat tangan Priyanto.
“Cepat sehat, supaya bisa kumpul dengan keluarga lagi, ya,” kata Dico.
Dico, yang datang ke RSUD Kendal dalam rangka meresmikan ruang rawat inap penyakit jiwa, sekaligus memperingati HUT RSUD tersebut, meminta kepada semua karyawan RSUD Kendal supaya bisa lebih baik meningkatkan pelayanan. Sebab, masih ada pasien yang mengeluh kepada dirinya, yerkait dengan pelayanan RSUD Kendal. “Meningkatkan pelayanan sangat penting, sehingga masyarakat yang sakit dan dirawat di RSUD Kendal bisa nyaman,” ujar Dico.
Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Soewondo Kendal, Saiku, mengatakan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit agar lebih baik. Diantaranya dengan meningkatkan fasilitas rumah sakit, dan profesional kerja perawat, dokter, dan lainnya. Saat ini, aku Saiku, RSUD Kendal mempunyai 21 dokter spesialis, ditambah lagi 1 dokter spesialis yang menangani pasien pengidap sakit jiwa.
“Kami akan terus melakukan evaluasi,” tambah Saiku.
Saiku, menjelaskan ruang rawat inap penyakit jiwa di RSUD Kendal ada 10 ruangan. Satu ruangan disiapkan untuk pasien yang belum stabil gangguan jiwanya. Menurut Saiku, di Kabupaten Kendal, berdasarkan data pasien yang periksa di RSUD Kendal, ada 2.000 orang yang sakit gangguan jiwa.
“Yang dirawat di RSUD Kendal, saat ini ada 2. Sisanya rawat jalan. Tapi yang sakitnya sudah parah, dirawat di Semarang,” kata Saiku. (Priyo/Fai)

10 Comments

Leave a Comment