News

Tiga Komandate Dapil 2 Kendal, Hadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Kendal,KabarMHF.com- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Herviano Widyatama, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di Aula Desa Sukomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Kamis (10/11/2022).

Acara dihadiri oleh kader PDI Perjuangan dan masyarakat, serta komandante dapil 2 Kabupaten Kendal, Wiwit Widayati, Agus Siswanto, dan Marya Ulfa.

Kepala Desa Sukomulyo, Anton Susilo, mengucapkan terima kasih kepada Mochamad Herviano, yang telah menjadikan Desa Sukomulyo sebagai tempat penyelenggara sosialisasi empat pilar MPR. Ia berharap, masyarakat desa Sukomulyo yang ikut dalam acara sosialisasi ini, bisa bertambah wawasannya dan menularkan ke masyarakat lain yang belum mempunyai kesempatan untuk ikut sosialisasi empat pilar MPR.

“Semoga dengan bertambahnya wawasan kebangsaan ini, masyarakat Desa Sukomulyo, lebih solid dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Anton.

Anton, juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Herviano yang telah banyak menyalurkan aspirasinya di Kecamatan Kaliwungu Selatan, terutama di Desa Sukomulyo.

Sementara itu, bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal, yang juga komandante dapil 2, Wiwit Widayati, berharap peserta sosialisasi wawasan kebangsaan bisa mengikuti acara dengan baik.

“Mari kita jaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Sehingga negara ini tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain,” tegas Wiwit.

Wiwit, juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Herviano, yang telah ikut membantu membangun Kabupaten Kendal, melalui aspirasinya.

Semantara pada kesempatan tersebut, mas Vino (sapaan akrab) Mochamad Herviano, mengatakan
empat pilar MPR meliputi, Pancasila, Undang -undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pancasila sebagai dasar dan Ideologi negara harus kita pedomami bersama,” tegas Vino.

Artinya, menurut Vino , dalam kehidupan sehari-hari, kita harus saling menghormati , dan menghargai sesama.

“Dan yang paling penting Pancasila sebagai ideologi negara nilai -nilainya jangan sampai musnah”, ujar Vino.

Mas Vino menegaskan, wilayah NKRI yang terbentang dari Sabang sampai Merauke adalah utuh satu kesatuan yang wajib dipertahankan bersama.

“Jadilah masyarakat yang bertanggung jawab, jangan sampai terpecah belah. Dan dalam menyelesaikan masalah, utamakan musyawarah untuk mencapai mufakat”, ajak Vino.

Menurut Vino, bangsa Indonesia lahir dari berbagai suku, agama, dan adat istiadat. Keberagaman ini, merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang harus dijaga sebagai sebuah kekuatan bangsa, bukan sebaliknya. Bhinneka Tunggal Ika yang artinya, berbeda-beda tapi tetap satu.

“Bapak dan ibu, mengamalkan nilai-nilai dari 4 pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ingatlah jatidiri bangsa kita, yakni gotong -royong,” ujar Vino.

Oleh sebab itu, Vino mengajak kepada semua masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai empat pilar ini dalam kehidupan sehari-hari. Terutama untuk para generasi muda, sebagai penerus bangsa harus tetap semangat dalam belajar agar dapat menjaga keutuhan negara republik Indonesia yang kita cintai.

“Teruslah saling menghormati, menghargai dan bergotong-royong, bahu membahu mulai dari lingkungan kita masing-masing,” pungkas Vino dalam sosialisasi Empat Pilar MPR di Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal.

Dalam sosilisasi empat pilar MPR kali ini, juga diisi dengan kuis berhadiah. Pertanyaan dalam kuis tersebut meliputi materi empat Pilar Kebangsaan yang sudah dipaparkan sebelumnya. Panitia telah menyediakan hadiah-hadiah menarik untuk peserta yang bisa menjawab pertanyaan. (Priyo/Ifa)

Leave a Comment