News

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Mas Vino:

Semarang,KabarMHF.COM-Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Herviano Widyatama, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di Aula kelurahan Gunungpati Kecamatan Gunungpati Semarang, Senin (14/11/2022). Pada kesempatan itu, camat Gunungpati, Sabar Tri Mulyono, mengucapkan terima kasih kepada mas Vino (sapaan akrab Mochamad Herviano), karena telah banyak membantu pembangunan di wilayahnya. Sabar Tri Mulyono menjelaskan, di wilayah Gunungpati, baru saja ada musibah tanah longsor. Oleh sebab itu, butuh bantuan pembangunan di wilayah tersebut.
“Saya juga berharap, mas Vino melalui pengawal aspirasinya bisa terus membantu pembangunan wilayah Gunungpati pada khususnya dan kota Semarang pada umumnya,” kata Sabar Tri Mulyono.
Sementara itu, anggota anggota Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang, Giyanto, mengucapkan terima kasih kepada mas Vino (sapaan akraKita Harus Saling Menghormati b Mochamad Herviano), yang telah memilih kecamatan Gunungpati menjadi tuan rumah sosialisasi empat pilar MPR. Sebab dengan dipilihnya Gunungpati, menjadi sebuah kehormatan tersendiri.
“Yang hadir dalam sosialisasi empat pilar ini, juga luar biasa. Sebab rela meninggalkan pekerjaan supaya bisa hadir di sini,” ujar Giyanto.
Giyanto berharap, peserta sosialisasi bisa menyerap ilmu empat pilar MPR yang disampaikan oleh mas Vino, untuk kemudian ditularkan ke warga lain.
Terkait dengan hal itu,mas Vino mengatakan empat pilar MPR meliputi, Pancasila, Undang -undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Pancasila sebagai dasar dan Ideologi negara harus kita pedomami bersama,” tegas Vino.
Artinya, menurut Vino , dalam kehidupan sehari-hari, kita harus saling menghormati , dan menghargai sesama.
“Dan yang paling penting Pancasila sebagai ideologi negara nilai -nilainya jangan sampai musnah”, ujar Vino.
Mas Vino menegaskan, wilayah NKRI yang terbentang dari Sabang sampai Merauke adalah utuh satu kesatuan yang wajib dipertahankan bersama.
“Jadilah masyarakat yang bertanggung jawab, jangan sampai terpecah belah. Dan dalam menyelesaikan masalah, utamakan musyawarah untuk mencapai mufakat”, ajak Vino.
Menurut Vino, bangsa Indonesia lahir dari berbagai suku, agama, dan adat istiadat. Keberagaman ini, merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang harus dijaga sebagai sebuah kekuatan bangsa, bukan sebaliknya. Bhinneka Tunggal Ika yang artinya, berbeda-beda tapi tetap satu.
“Bapak dan ibu, mengamalkan nilai-nilai dari 4 pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ingatlah jatidiri bangsa kita, yakni gotong -royong,” ujar Vino.
Oleh sebab itu, Vino mengajak kepada semua masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai empat pilar ini dalam kehidupan sehari-hari. Terutama untuk para generasi muda, sebagai penerus bangsa harus tetap semangat dalam belajar agar dapat menjaga keutuhan negara republik Indonesia yang kita cintai.
“Teruslah saling menghormati, menghargai dan bergotong-royong, bahu membahu mulai dari lingkungan kita masing-masing,” pungkas Vino dalam sosialisasi Empat Pilar MPR di Kecamatan Gunungpati Semarang.
Dalam sosilisasi empat pilar MPR kali ini, juga diisi dengan kuis berhadiah. Pertanyaan dalam kuis tersebut meliputi materi empat Pilar MPR yang sudah dipaparkan sebelumnya. Panitia telah menyediakan hadiah-hadiah menarik untuk peserta yang bisa menjawab. ()

Leave a Comment