News

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Di Semarang, Vino Ajak Generasi Muda Meneruskan Cita-cita Pahlawan

Semarang, kabarMHF.com-Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Herviano Widyatama, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Minggu (11/12/2022).

Camat Banyumanik, Maryono, meminta kepada peserta sosialisasi Empat Pilar MPR RI, supaya bisa mengikutinya dengan baik. Sehingga setelah pulang dari kegiatan ini bisa paham, mengenai pengertian dan makna dari empat pilar MPR RI.“Sehingga bisa ditularkan kepada warga lain,” kata Maryono.

Sejurus dengan Maryono, Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono yang mewakili Plt. Walikota Semarang, Heveartita G. Rahayu, menjelaskan persatuan bangsa Indonesia berdasarkan Empat Pilar MPR RI, harus terus dijaga. Sebab masih ada tantangan untuk bangsa Indonesia .

“Generasi bangsa Indonesia terus berganti. Empat Pilar Kebangsaan yang sudah kita sepakati sejak bangsa Indonesia merdeka, dijadikan alat untuk kesatuan Republik Indonesia,” tambah Sapto.

Sementara itu, Mas Vino (sapaan akrab Mochamad Herviano) dalam kesempatan itu menegaskan, sebagai masyarakat Indonesia, harus menjadikan Empat Pilar MPR RI sebagai pemersatu bangsa Indonesia. Sebab hanya dengan persatuan dan kesatuan serta gotong royong, bangsa Indonesia tidak bisa dibecah belah.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong, apa yang dicita-citakan oleh para pahlawan untuk menciptakan negeri yang adil makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 bisa tercapai,” ujar Vino.

Vino juga mengajak pada generasi muda, terutama para pelajar, untuk bisa menjaga kerukunan. Sebagai generasi penerus bangsa, para pemuda harus bisa menjaga dan mengamalkan Pancasila.

“Mari bersama-sama menyingsingkan lengan baju, bekerja keras mewujudkan cita-cita para Pahlawan. Mari kita jaga persatuan bangsa Indonesia dengan cara berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa,” ajak Vino.

Vino menambahkan, empat pilar MPR meliputi, Pancasila, Undang -undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pancasila sebagai dasar dan Ideologi negara harus kita pedomani bersama,” tegas Vino.

Artinya, menurut Vino, dalam kehidupan sehari-hari, kita harus saling menghormati, dan menghargai sesama. Dan yang paling penting, tegas Vino, Pancasila sebagai ideologi negara nilai -nilainya jangan sampai musnah. Wilayah NKRI yang terbentang dari Sabang sampai Merauke adalah utuh satu kesatuan yang wajib dipertahankan bersama.

“Jadilah masyarakat yang bertanggung jawab, jangan sampai terpecah belah. Dan dalam menyelesaikan masalah, utamakan musyawarah untuk mencapai mufakat”, ajak Vino.

Menurut Vino, bangsa Indonesia lahir dari berbagai suku, agama, dan adat istiadat. Keberagaman ini, merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang harus dijaga sebagai sebuah kekuatan bangsa, bukan sebaliknya. Bhinneka Tunggal Ika yang artinya, berbeda-beda tapi tetap satu.

Oleh sebab itu, Vino mengajak kepada semua masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai empat pilar ini dalam kehidupan sehari-hari. Terutama untuk para generasi muda, sebagai penerus bangsa harus tetap semangat dalam belajar agar dapat menjaga keutuhan negara republik Indonesia yang kita cintai.

“Mari kita hormati perbedaan,” kata Vino.

Sementara Komandate Bintang 2, Lilik Suitardi, mengucapkan terima kasih kepada Herviano, yang telah banyak membantu perkembangan pembangunan di kota Semarang, terutama di kecamatan Banyumanik. (Priyo/Ifa)

Leave a Comment