News

Bupati Tinjau Penyebab Banjir Di Brangsong

KENDAL, kabar MHF.com-Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, meninjau lokasi tanggul kali Waridin di desa Kebonadem Brangsong yang jebol, Senin (1/2023). Tanggul tersebut, saat ditinjau oleh Dico, masih dalam tahap perbaikan. Pada kesempatan itu, Dico, berharap agar perbaikan cepat selesai dan tidak lagi terjadi banjir karena air kali Waridin meluap.
Menurut Dico, kondisi banjir di Kendal cukup ekstrem, sehingga beberapa kecamatan juga terdampak banjir. Adapun permasalahannya berbeda-beda, baik terkait drainase yang macet karena banyak sampah yang nyangkut, maupun sedimentasi sungai yang sudah tinggi.
Bupati berharap, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dapat mengurangi dampak banjir. Seperti, di Kecamatan Kendal, dengan program Kotaku di Kelurahan Bandengan dan Karangsari, pada cuaca ekstrem, kondisinya lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Walau masih ada genangan, namun tidak setinggi sebelumnya. Adanya genangan air ini karena pompa air yang belum difungsikan, sehingga saya minta untuk segera difungsikan, agar ke depan ada kontrol untuk airnya,” imbuhnya.
Disampaikan, akibat hujan lebat sejak beberapa hari lalu, hingga saat ini masih ada 17 titik yang tergenang, namun yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dapat terpenuhi.
“Kita upayakan di tahun 2023, akan melakukan beberapa antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir seperti tahun 2022. Intinya, Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Kepala Desa Kebonadem Bisri mengatakan, akibat jebolnya tanggul Kali Waridin menyebabkan banjir di tiga desa, yaitu Desa Kebonadem, Brangsong, dan Kumpulrejo.
“Alhamdulillah hari ini langsung diperbaiki,” ujar Bisri. (Priyo/fai)

1 Comment

Leave a Comment