News

KDRT Masih Tinggi, Chaca Ajak Ibu-ibu Banyak Membaca

KENDAL,KabarMHF.com-Di Kabupaten Kendal Jawa Tengah, masih banyak terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Menurut ketua tim penggerak PKK Kendal, Chacha Frederica , salah satu penyebab banyaknya kasus KDRT ini, salah satunya kurangnya budaya membaca bagi ibu-ibu. Akibatnya, banyak ibu-ibu yang belum paham akan hukum.
“Di momen hari ibu ini, saya mengajak kepada ibu-ibu untuk mulai membaca. Sebab dengan membaca kita menjadi tahu, “ kata Chacha
Artis dan istri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto tersebut, juga menegaskan masyarakat bisa melaporkan ke pihak berwajib, jika melihat tetangganya menjadi korban KDRT.
“Memang ada anggapan, jika kita melaporkan adanya KDRT, dikatakan ikut urusan keluarga orang lain. Tapi ini, harus dihentikan,” tegas Chacha.
Chacha menjelaskan, kasus KDRT di Kabupaten Kendal masih banyak, tapi tidak hafal jumlahnya.
Sementara itu, Plt. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA), Giri Kusuma, menjelaskan dalam dua bulan terakhir ini, ada 93 kasus KDRT. Kebanyakan kasus pelecehan seksual, dan korbannya masih di bawah umur. Kasus KDRT di Kendal ini, tambah Giri, tertinggi nomor 2 setelah Brebes.
“orang tua korban pelecehan seksual tersebut, kebanyakan bekerja di luar negeri,” kata Giri.
Giri menambahkan, pelaku pelecehan seksual pada usia di bawah umur ini, kebanyakan adalah orang terdekat korban. Ia meminta kepada orang tua yang bekerja di luar negeri, supaya hati -hati dan cermat saat menitipkan anaknya, ketika bekerja di luar negeri.
“Untuk menekan angka KDRT, kami sudah bekerja sama dengan pihak terkait, seperti polisi, RSUD, dan lainnya,” pungkas Giri. (Priyo/Fai)

Leave a Comment